Tips Memotret Model Modelling Photography

Saturday, May 27, 2017

Tips Memotret Model Modelling Photography


Kenali 5 Tips Memotret Model (Modelling Photography) - Dalam dunia fotografi, fotografer dituntut untuk mampu melihat objek foto seperti apa yang memiliki potensi yang menarik untuk dilihat. Baik objek foto tersebut adalah makhluk hidup ataupun makhluk tidak hidup. Model adalah salah satu objek foto yang dapat diatur oleh fotografer untuk mengenakan busana seperti apa, make up untuk riasan wajah seperti apa, dapat menentukan latar belakang serta menentukan dimana pemotretan akan dilakukan, indoor atau outdoor. Lalu apa saja yang perlu disiapkan untuk melakukan modeling photography? Baca artikel dibawah dengan saksama.

Tips Memotret Model Modelling Photography

1. Komunikasi
Komunikasi adalah salah satu hal yang paling penting untuk dijalin antara fotografer dengan model. Komunikasi sebagai sarana untuk mencairkan suasana tegang yang biasanya terjadi antara fotografer dan model. Fotografer perlu sekali untuk memulai perbincangan kecil untuk menumbuhkan rasa nyaman pada model, setelah setengah jam biasanya suasana mulai mencair dan fotografer mulai bisa mengarahkan model untuk bergaya sesuai dengan yang diinginkan fotografer.

2. Leadership yang Kuat
Jiwa kepemimpinan penting sekali untuk dimiliki fotografer karena dapat membuat model semakin yakin untuk melakukan setiap arahan yang diberikan fotografer. Selain itu, dengan jiwa leadership yang baik dapat membuat model semakin percaya diri untuk bergaya di depan fotografer. Ketika sesi pemotretan ini sedang berlangsung, sebisa mungkin fotografer tidak mengeluarkan kata-kata kasar atau negatif yang ditujukan pada model. Karena hal ini akan membuat model tidak percaya diri lagi untuk berpose.

3. Memadupadankan dengan Latar Belakang
Fotografer sebisa mungkin haru memiliki kemampuan untuk mampu mencocokan, memadupadankan ataupun melakukan harmonisasi dengan latar belakang foto. Hal yang harus diperhatikan adalah seperti warna latar belakang foto yang mampu menjadi salah salu elemen dalam frame yang dapat dicocokan dengan busana yang dipakai oleh model. Apabila latar belakang beraksen, maka dapat menyamakan  warna aksen yang ada dengan busana yang dipakai model. Jika latar belakang polos, maka kontraskan dengan busana model.

4. Komposisi
Bayangkan frame di depan Anda terbagi atas 3 bagian secara vertikal dan horizontal. Titik temu di antara garis-garis yang tercipta adalah tempat dimana Anda dapat meletakkan suatu yang menarik dalam frame Anda. Disinilah komposisi dalam suatu foto harus seimbang. Seperti halnya mata model yang seringkali menjadi sorotan utama, maka sebaiknya mata model diposisikan pada salah satu garis yang tercipta agar mampu menarik perhatian penonton.

5. Pencahayaan yang Baik
Pencahayaan adalah salah satu faktor utama yang dapat menentukan keindahan dari hasil foto. Pencahayaan dapat diperoleh dengan flash dan natural light atau pencahayaan yang secara alami di dapat di tempat pemotretan. Pada saat menggunakan flash sebisa mungkin jangan mengambil foto pada posisi flash yang tegak lurus dengan model. Sedangkan jika menggunakan pencahayaan alami, pemotretan dapat dilakukan pada pagi hari ataupun sore hari karena sinar matahari berada di dekat horizon menghasilkan cahaya yang lembut.

Lima poin di atas adalah beberapa elemen yang harus diperhatikan oleh fotografer untuk melakukan modelling photography. Setiap poin memegang peranan penting untuk mendapatkan hasil yang maksimal.  Seperti komunikasi, meskipun menjadi hal kecil yang seringkali diabaikan oleh para fotografer, tapi hal ini sangat menentukan hasil pose yang dilakukan oleh model. Apakah pose yang diarahkan fotografer akan menjadi tampak natural ataupun kaku? Maksimalkan modeling photography yang Anda lakukan dengan tips yang telah diberikan di atas ya.. Selamat mencoba…

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Tips Memotret Model Modelling Photography

0 comments:

Post a Comment