7 Alasan Mengapa Kecerdasan Selfie Berpengaruh Pada Kualitas Fotografi

Tuesday, March 28, 2017

7 Alasan Mengapa Kecerdasan Selfie Berpengaruh Pada Kualitas Fotografi


7 Alasan Mengapa Kecerdasan Selfie Berpengaruh Pada Kualitas Fotografi - Selfie atau narsis atau dalam bahasa baku di sebut swafoto merupakan kegiatan memotret diri sendiri dengan bantuan kamera, baik kamera hp atau kamera digital pada umumnya. Selfie ini sangat berkembang cepat dan pesat di kalangan masyarakat Indonesia. Bahkan bisa dibilang sesuatu yang sangat fenomenal. Maraknya ajang selfie memunculkan keuntungan bisnis bagi produsen kamera, mereka berlomba dalam melengkapi fitur kamera yang dapat menghasilkan gambar yang bagus.



Hubungan Selfie dan Fotografi

Fotografi yaitu kegiatan memotret suatu objek, entah orang, tumbuhan, peristiwa dan lain sebagainya. Fotografi juga dilakukan dengan bantuan kamera atau alat sejenisnya. Biasanya kegiatan ini dikerjakan oleh orang yang sudah profesional, yang biasanya disebut fotografer. Fotografi biasanya dijadikan sebagai hobi bagi orang-orang yang suka berburu gambar tentang suatu fenomena ataupun lainnya, dan hal ini menjadi trend karir di era yang semakin global.

Mengenai selfie dan fotografi, jika dilihat dari hasil yang akan diperoleh setelah melakukan hal tersebut kedua kata tersebut memiliki makna yang sama (hasil dari selfie atau fotografi yaitu mendapatkan gambar atau jepretan yang baik dan bagus). Namun, dalam kamus oxford kata selfie dinobatkan sebagai Word Of The Year for 2013 yang memiliki arti sebuah teknik fotografi memotret diri sendiri tanpa bantuan orang lain.

7 Alasan Mengapa Kecerdasan Selfie Berpengaruh Pada Kecerdasan Fotografi

Dari arti kata selfie  diatas, saya dapat meraba-raba mengenai keterikatan antara selfie dengan hasil fotografi. Dimana, selfie berpengaruh terhadap hasil fotografi. Mengapa demikian? Karena ada bebarapa alasan, diantaranya:

1). Orang yang suka selfie atau narsis, cenderung mengetahui gaya berfoto yang dapat menghasilkan gambar bagus.
2). Dengan sering berselfie, maka gaya atau pose foto orang tersebut tidak kaku dan tidak monoton.
3). Dapat memilih latar atau pencahayaan gambar yang bagus.
4). Mengetahui kelebihan dan kelemahan hasil fotografi, karena terbiasa melakukan selfie dan dapat melihat hasil dari selfie tersebut.
5). Jenis alat yang digunakan dan kemampuan menggunakan alat tersebut.
6). Cenderung menampilkan hasil selfie pada khalayak, terutama di jejaring sosial media, seperti: facebook, instagram, BBM, line dan aplikasi lainnya.

Itulah alasan yang menurut sering selfie itu berpengaruh terhadap hasil fotografi yang didapatkannya. Makna selfie sebagai teknik fotografi memotret diri sendiri tanpa bantuan orang lain ini juga sudah nampak jelas. Bahwa dalam selfie terdapat fotografi, artinya dalam melakukan selfie tentunya orang-orang tersebut mempunyai tehnik tersendiri agar selfie tersebut memeperoleh hasil yang tebaik. Jadi fotografi ada dalam selfie, karena fotografi sebagai tehnik atau cara dalam berselfie.
Walaupun ada sebagaian orang yang kurang sependapat dengan hal di atas.

Hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa pendapat orang tersebut salah ataupun benar, karena setiap orang memiliki pemikiran dan cara pandang yang berbeda-beda mengenai selfie dan fotografi. Namun, dapat disimpulkan bahwa sering melakukan selfie mempunyai pengaruh yang positif terhadap hasil fotografi atau jepretan yang didapatkan. Karena fotografi ini sebagai cara yang dilakukan untuk mencapai tujuan (gambar atau hasil foto yang bagus) yang telah ditetapkan.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : 7 Alasan Mengapa Kecerdasan Selfie Berpengaruh Pada Kualitas Fotografi

0 comments:

Post a Comment