Apa Itu Istilah Stop atau Segitiga Exposure Dalam Teknik Fotografi

Thursday, April 14, 2016

Apa Itu Istilah Stop atau Segitiga Exposure Dalam Teknik Fotografi


Stop atau Segitiga Exposure Dalam Teknik  Fotografi -Dalam dunia fotografi, kata “stop” sering sekali kita dengar dan juga baca. Bukan stop yang artinya berhenti. Artinya Stop itu merupakan sebuah  istilah dalam bidang  fotografi.  Misalnya adalah: “ gambarnya kelihatan terlalu tinggi sebaiknya kita turunkan ke satu stop”.

Apa Itu Istilah Stop atau Segitiga Exposure Dalam Teknik  Fotografi
Kalau sampai sekarang, kata stop dalam dunia fotografi masih saja membuat anda bingung, silahkan simak penjelasan di bawah ini.

1. Pengertian Stop

Stop dalam fotografi memiliki arti mengubah jumlah cahaya yang diterima oleh sensor atau film sehingga mempengaruhi di exposure foto. Tambah satu stop artinya lebih terang 2 kali, tambah 2 stop artinya lebih terang 4 kali. Kurangi satu stop artinya lebih gelap setengah kali. Satu stop artinya mengubah jumlah cahaya kelipatan 2.

Sebagaimana yang sudah anda ketahui, jumlah cahaya yang diterima oleh sensor kita dinamai exposure. Dan naik satu stop artinya meningkatkan exposure sebanyak 2 kali. Aksi menaikkan ataupun mengurangi exposure dapat dilakukan dengan mengubah satu atau gabungan tiga faktor yang menyusun segitiga exposure yaitu shutter speed, aperture dan juga ISO.

Agak bingung ya? oke satu contoh agar jelas. Katakanlah dikamar anda ada terdapat 4 lampu 100 watt dan keempatnya menyala. Karena stop berarti perubahan gelap terang, maka turun satu stop berarti anda harus mematikan dua lampu sehingga hanya ada dua lampu yang menyala. Sementara naik satu stop artinya anda harus membawa 4 lampu dengan watt yang sama. Dalam kasus diatas, kamar adalah sensor kamera digital dan cahaya lampu adalah exposurenya.

2. Istilah Stop atau Shutter Speed

Shutter speed berfungsi mengukur berapa lama sensor yang menerima cahaya. Semakin lama shutter speed artinya akan semakin banyak cahaya yang diterima oleh sensor yang artinya menaikkan exposure. Dalam shutter speed, satu stop penuh lebih mudah diingat karena hasil pembagian bilangan dua (dengan memakai pembulatan): 1, 1/2, 1/4, 1/8, 1/15, 1/30 dst. Pindah satu stop berarti lompat sekali, misal dari 1/30 ke 1/125. Pindah 2 stop artinya lompat dua kali.

3. Pengertian Stop dan ISO

Juga lebih mudah dalam ISO, hanya tinggal kali 2 artinya anda naik satu stop. ISO 100 ke ISO 200 artinya satu stop, 200 ke 400 dst. Kalau ditanya ada berapakah stop dari ISO 100 ke ISO 1600? nah pintar, terdapat 4 stop.

4. Pengertian Stop dan Aperture

Agak lebih susah dalam mode aperture karena bilangannya loncat-loncat: f/1, f/1.4, f/2, f/2.8, f/4, f/5.6 dst.

5. Bagaimana Hubungan Stop Dengan Ketiganya?

Katakanlah anda memakai setting awal kamera dengan contoh: 1/125, f/8 dan ISO 100. Karena hasil fotonya gelap anda harus naik satu stop yang artinya dapat tiga hal: 1/60, f/8, ISO 100 (hanya bagian shutter yang berubah). Atau 1/125, f/5.6 ISO 100 (hanya bagian aperture yang berubah). Atau 1/125, f/8 ISO 200 (hanya bagian ISO yang berubah).

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Apa Itu Istilah Stop atau Segitiga Exposure Dalam Teknik Fotografi

0 comments:

Post a Comment