Hubungan tiga komponen ISO, Shutter Speed dan Aperture

Friday, March 25, 2016

Hubungan tiga komponen ISO, Shutter Speed dan Aperture


Hubungan tiga komponen ISO, Shutter Speed dan Aperture

Hubungan tiga komponen ISO, Shutter Speed dan Aperture


Didalam fotografi "ISO" diartikan sebagai ukuran tingkat sensifitas sensor kamera terhadap cahaya. Semakin tinggi pengaturan atau setting pada ISO,  maka akan semakin sensitif sensor terhadap cahaya.  Agar menghasilkan gambar yang jelas, Anda harus bisa memahami secara mendalam mengenai settingan ISO pada kamera.


ISO bisa di ibaratkan sebagai sebuah lebah pekerja, yang jika dicontohkan seperti ini :

Sebuah kamera di setting dengan ISO 200, maka diartikan ISO yang dimiliki adalah sebanyak 200 lebah pekerja. arti dan tugas dari lebah terhadap sebuah ISO yakni mengumpulkan setiap cahaya yang masuk melalui lensa kamera dan juga untuk menghasilkan sebuah gambar.
Hubungan tiga komponen ISO, Shutter Speed dan Aperture
Aperture dinyatakan dalam satuan angka f/stop dan umumnya pembagi (per) pada ukuran aperture tidak disebutkan ataupun ditampilkan di indikator kamera.|DOC :kiatfoto.wordpress.com

Di saat Anda merubah pengaturan ISO dari sebelumnya 200 menjadi 400, di dalam aperture yang selalu konstan – kunci aperture pada f/8 atau bisa juga melalui mode Aperture Priority – A atau Av. itu akan membuat Anda lebih mempercepat waktu yang dibutuhkan dalam proses pembuatan sebuah foto di sensor kamera dengan waktu 2 kali lebih cepat dari shutter speed 1/250 ke 1/500 detik. 

Hubungan tiga komponen ISO, Shutter Speed dan Aperture

Dan di saat Anda menambahkan atau menaikan ISO menjadi ke 800, makan Anda akan mempersingkat waktu pembuatan foto sampai dengan separuhnya lagi yaitu : 1/1.000 detik.

Setiap kali Anda mempersingkat waktu untuk exposure sebanyak separuh, Anda bisa menyebutnya dengan menaikkan exposure sebesar 1 stop.
( istilah stop dalam fotografi ialah mengubah tingkat cahaya yang diterima oleh sensor sehingga mempengaruhi exposure foto.)

Selain itu, Anda juga bisa mencoba dengan kata lain untuk pengertian ini dalam kasus aperture, cobalah set shutter speed konstan pada 1/125 , atau bisa juga melalui mode Shutter Priority – S / Tv. Kemudian ubahlah pengaturan ISO dalam kelipatan 2X. misalnya seperti ini, dari 100-200, 200-400, begitu seterusnya, dan perhatikan pada perubahan besaran aperture.

Anda juga bisa mengetahui bahwa dengan bertambahnya ringkat pada sensitivitas kamera terhadap cahaya akan membuat tingkat perbedaan seperti misalnya gambar dibawah ini yang sesuai pada ISO terendah sampai tertinggi.

gambar dibawah ini yang sesuai pada ISO terendah sampai tertinggi.
document : www.digitalcamerareview.com
Pada gambar diatas Anda pastinya melihat sebuah perbedaan yang dihasilkan pada setiap ISO dari yang terendah hingga tertinggi. titik-titik yang menunjukan semakin jelas bisa disebut sebagai noise pada foto.

Dengan membaca artikel mengenai  Hubungan tiga komponen ISO, Shutter Speed dan Aperture ini setidaknya Anda lebih bisa memahami Prinsip Dasar Exposure.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Hubungan tiga komponen ISO, Shutter Speed dan Aperture

0 comments:

Post a Comment