Pengaruh SC pada Pengmabilan Video kamera dslr

Sunday, July 19, 2015

Pengaruh SC pada Pengmabilan Video kamera dslr


PengaruhSC pada Pengmabilan Video kamera dslr Sesuai dengan banyaknya sobat-sobat kita yang bingung masalah tentang dampak shutter count terhadap pengambilan video menggunakan kamera dslr seperti Eos 550D, 600D atau Nikon D3300 dan kamera dslr lainnya yang menggunakan fitur perekaman Video dengan kualtas HD

Pengaruh SC pada Pengmabilan Video kamera dslr

Menurut diskusi di group fotografer.net banyak yang mimbicarakan mengenai tentang hal tersebut. “Ada pertanyaan seperti ini apakah pengambilan video berpengaruh terhadap shutter count kamera dslr, apakah juga saat pengambilan video itu shutter count ikut terhitung? misal kita merekam sebuah video dengan kecepatan 1/100 pada durasi 5 menit, Nah bila di kalkulasi tentunya akan menghasilkan ribuan frame dalam durasi yang sangat singkat itu, apakah memang sperti itu system dlam pengambilan video?”

Menurut Jawaban Para Master Fotografer 
Shutter adalah salah satu komponen yang fast moving yang ada didalam kamera ketika dipai untuk memfoto shutternya pasti akan naik turun itupun dalam jangka waktu persekian detik. ibaratnya kalo dimobil seperti kampas kopling yang mana benda tersebut 
juga memiliki batas umurnya.

Sementara pengambilan video kamera dlr menggunakan sistem sensor, ketika mode video tersebut di gunakan mirror akan terbuka terus dan shutter akan terbuka hanya sekali saja dalam satu video tidak seperti pengambilan foto yang shutternya naik turun, akan tetapi sensor di kamera seperti mesin di mobil maikin sering di pake maka akan cepat panas juga sensornya.

Mari kita bahas secara ilmiah dan logika masalah shutter dan sensor ibarat seperti teknologi agar sensor atau mesin mobil bisa selalu aman digunakan, Untuk mesin ada fitur pendingin atau radiator dan ada indikator suhu untuk memantau panas mesin, sedangkan Untuk sensor kamera juga dilengkapi pemantau panas. Bila suhu sensor telah mendekati ambang batas tertentu maka akan ada pemberitahuan di layar LCD.

Nah bedanya dengan Videocam sama kamera dslr untuk video. Kalo Videocam dilengkapi "radiator/pendingin" agar bisa merekam lebih dari 1 jam, Untuk kamera dslr apa bila ditambahi "radiator" maka nanti bentuknya akan gemuk tidak ramping lagi bentuknya, Jadi kesimpulannya shutter ada umurnya karena hanya mampu buka tutup sekian ribu kali begitu juga kopling mobil hanya mampu memindahkan transmisi sekian ribu kilometer. Kalo kamera dslr merekam video dengan durasi 10 menit dampaknya akan membuat sensor menjadi panan akan tetapi shuuter hanya terhitung sekali buka tutup saja, Kalo anda menyayangkan shutter kamera tenang saja video gak bikin boros shutter kok.

Bila ada pertanyaan dan saran mengenai artikel di atas silahkan beri komentar di bawah sini, jika ada waktu luang kami akan sesegera mungkin berusaha menjawab dan menanggapi komentar anda sekian terimakasih atas unjungannya J

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengaruh SC pada Pengmabilan Video kamera dslr

0 comments:

Post a Comment